BAB I
Peserta Turnamen, Sistem Pertandingan,
dan Pembagian Group
A. Peserta
1. Peserta adalah Sekolah Sepak Bola/Diklat Sepak Bola/Pusat Latihan yang mempunyai tim sepakbola di seluruh Indonesia.
2. Jumlah peserta dalam turnamen ini dibatasi 32 tim.
B. Sistem Pertandingan
1. Dalam babak pendahuluan peserta terbagi dalam 4 grup, dan masing-masing grup terdiri 4 tim dengan sistem pertandingan setengah kompetisi
2. Juara dan runner up berhak maju ke 8 besar dengan Sistim Gugur,
3. Pada babak 8 besar menggunakan sistem gugur dan melaksanakan system sesuai bagan,
4. Pada babak semi final tim yang menang memperebutkan Juara I dan II. Dan Tim yang kalah memperebutkan Juara III dan IV.
C. Pembagian Pool
Pembagian pool dilakukan oleh panitia berdasarkan undian pada saat Temu Tehnik tanggal 14 Desember 2011.
BAB II
PELAKSANAAN PERTANDINGAN
A. Bola Pertandingan
Menggunakan bola ukuran 5
B. Jumlah Pemain
- Setiap tim dapat mendaftarkan maksimal 22 pemain (11 pemain inti dan 11 pemain cadangan). Diperbolehkan 7 pemain yang kelahiran tahun 1995 sedangkan sisanya harus kelahiran tahun 1996. Dari 7 (tujuh) pemain kelahiran th 1995 hanya 5 pemain saja yang boleh bermain di lapangan.
- Pemain yang sudah terdaftar di satu tim tidak boleh lagi atau merangkap di tim lainnya.
- Dalam satu pertandingan jumlah pemain adalah 11 lawan 11 termasuk penjaga gawang.
- Pergantian pemain dapat dilakukan dalam setiap waktu, dengan memberitahukan kepada wasit dan pergantian dilakukan pada saat bola mati.
- Batas pergantian pemain maksimal 9 kali.
C. Waktu Dan Kaos Tim Pertandingan
1. Waktu Pertandingan
- Kelompok umur 15 tahun : 2 x 25 menit, istirahat 5 menit
- Babak semi final dan final : 2 x 25 menit, istirahat 5 menit
2. Pertandingan akan dilakukan pada 2 (dua) lapangan
3. Jadwal pertandingan akan dibagikan pada saat technical meeting
4. Setiap tim wajib hadir 30 menit sebelum jadwal pertandingan yang telah ditentukan.
5. Tim yang akan bertanding, wajib mempersiapkan diri di pinggir lapangan sesuai jadwal.
6. Jika tim tidak hadir 15 menit dari jadwal yang ditentukan, maka akan dinyatakan WO
7. Jika terjadi kesamaan kostum maka tim yang disebut ke2 wajib ganti kostum/ mungkin rompi yang disediakan panitia
8. Official tim harus selalu koordinasi pada panitia pertandingan.
D. Sistem Penghitungan Nilai
1. Sistem Penghitungan nilai dalam pertandingan adalah :
Menang : 3 poin
Seri : 1 poin
Kalah : 0 poin
Menang WO : 3 poin + Gol memasukan (3-0)
Kalah WO : 0 poin + 3 Gol kemasukan (3-0) + nilai dikurangi 3 poin
2. Babak Penyisihan dengan menggunakan sistem setengah kompetisi.
- Jika ada 2 tim (tidak pada saat bertanding) yang memiliki nilai sama, maka ketentuan pemenang atau juara pool, akan ditentukan melalui HEAD TO GOAL ( GOL memasukan dikurangi GOL kemasukan), jika hasilnya sma maka ketentuan pemenang atau juara POOL akan ditentukan melalui selisih GOL (GOL memasukan dikurangi GOL kemasukan), jika masih sama akan ditentukan melalui jumlah GOL memasukan terbanyak.
- Jika terdapat 3 tim atau lebih yang mempunyai nilai yang sama maka ketentuan pemenang atau juara POOL melalui selisih GOL (GOL memasukan dikurangi GOL kemasukan), jika masih sama akan ditentukan melalui jumlah GOL memasukan terbanyak.
- Jika hasil ketentuan b (diatas) masih tetap sama, maka akan dilakukan pengundian koin untuk dapat menentukan juara disetiap POOL-nya dengan pengundian koin 1 kali (TOSS).
- Apabila terjadi DRAW pada saat menggunakan sistem GUGUR maka penentuan pemenang akan dilakukan langsung dengan tendangan PENALTI, jika tetap sama maka diadakan tendangan penentuan hingga terjadi selisih dengan maksimal kesempatan 5 x menendang. Jika tetap sama maka penentuan pemenang akan dilakukan dengan pengundian koin 1 kali.
E. KARTU MERAH
1. Untuk pemain yang mendapatkan kartu merah, secara otomatis pemain tidak boleh bermain di 2 pertandingan berikutnya.
2. Jika pemain mendapatkan 2 kartu kuning, secara otomatis pemain tidak boleh mengikuti I pertandingan berikutnya.
3. Panitia berhak memberikan hukuman yang lebih berat kepada pemain.
4. Perolehan kartu kuning dan kartu merah berlaku dari awal sampai akhir turnamen.
BAB III
Pemain
Pemain yang dapat mengikuti Turnamen Piala TOYOTA NASMOCO JATENG/DIY 2011, harus memenuhi syarat sebagai berikut :
A. Pemain kelahiran 1 Januari 1996 atau sebelumnya.dengan menunjukan identitas diri :
1. Ijazah / STTB-SD (asli + fotokopi)
2. Akta kelahiran dan KK (asli + fotokopi)
3. Foto pemain, ukuran 3 x 4 berwarna (terbaru) sebanyak 4 lembar
- 1 (satu) lembar untuk kartu pemain
- 1 (satu) lembar untuk blangko screening
- 2 (dua) lembar untuk daftar pemain
B. Jumlah pemain yang didaftarkan maksimal 20 pemain dan 5 official
C. Seluruh pemain akan di screening oleh panitia (PSSI, Dokter Gigi, DINPORA Jawa Tengah, Kepolisian)
BAB IV
Pengunduran Diri
A. Peserta dinyatakan mengundurkan diri jika peserta yang menyatakan pengunduran diri setelah pelaksanaan technical meeting dan/atau pada saat berlangsungnya turnamen, bagi peserta yang menyatakan pengunduran diri, maka :
- Pertandingan selanjutnya dinyatakan kalah WO (Walk Out) dan team lawan memperolah kemenangan dengan 3 (tiga) gol.
- Uang pendaftaran tidak dapat diminta kembali dan dinyatakan sah sebagai peserta jika mempunyai tanda bukti pembayaran / Transfer rekening.
B. Peserta turnamen membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) kepada panitia paling lambat tgl 13 Desember 2011.
BAB V
Permasalahan-permasalahan
Permasalah dalam komisi ini akan diselesaikan oleh komisi Disiplin panitia
1. Segala bentuk Protes atas data pemain dapat dilakukan selambat-lambatnya 15 menit setelah pertandingan setelah itu tidak dilayani.
2. Segala bentuk Protes dilakukan secara tertulis dalam berita acara pertandingan dengan membayar uang protes sebesar Rp. 1.000.000,- serta melampirkan bukti asli.
3. Segala bentuk Protes yang tidak disertai dengan bukti-bukti yang sah, maka protes tersebut dianggap gugur dan uang protes tidak dikembalikan.
4. Jika protes yang dilakukan memang terbukti maka panitia akan mengembalikan uang protes sebesar Rp. 1.000.000,- dan untuk tim yang memang kalah/ bersalah atas protes tersebut maka tim tersebut dikenakan sanksi admininstrasi sebesar Rp. 500.000,- kepada panitia yang selanjutnya menjadi hak panitia dan tim tersebut didiskualifikasi.
5. Jika terjadi aksi pemukulan, panitia berhak memberikan sanksi berupa :
a. Jika dilakukan pemain, maka panitia berhak memerintahkan kepada wasit untuk mengeluarkan kartu merah kepada pemain dan selanjutnya pemain dikenakan sanksi administrasi Rp. 250.000,- dan dicoret dari daftar pemain tim tersebut.
b. Jika dilakukan official, maka panitia berhak memberikan sanksi kepada pelaku berupa sanksi administrasi Rp. 1.000.000,- selanjutnya dicoret dari daftar official tim tersebut.
c. Suporter, maka panitia berhak memberikan sanksi administrasi Rp. 2.500.000,- kepada pelaku dan selanjutnya pelaku diserahkan kepada petugas keamanan.
6. Supporter tidak berhak melakukan protes ke panitia jika silakukan maka akan dikenakan sanksi administrasi Rp. 2.000.000,- dengan terlebih dahulu di cek keberadaan pelaku dalam susunan tim tersebut.
7. Jika ada official, supporter yang bertindak berlebihan yang bisa merusak situasi pertandinganke arah negatif, maka panitia berhak menegur, jika masih diulangi maka panitia berhak mengeluarkan pelaku dari lingkup pertandingan/keluar stadion.
8. Apabila terjadi mogok main, panitia memberi waktu 10 menit. Apabila tidak mau melanjutkan pertandingan, tim tersebut dinyatakan kalah (WO).
BAB VI
WASIT DAN OFFICIAL
1. Pertandingan dipimpin oleh seorang wasit yang bersertifikat PSSI dibantu 2 asisten wasit.1 wasit cadangan, 1 petugas pencatat administrasi pertandingan.
2. Keputusan wasit mutlak dan tidak dapat diganggu gugat siapapun.
3. Yang berhak berhubungan dengan wasit hanya kapten tim sedangkan official/ pelatih hanya berhubungan dengan panitia.
4. Yang duduk dibangku cadangan, pemain cadangan 5 official tim.
BAB VII
LAIN-LAIN
A. Apabila terjadi penundaan karena force mayor dan pertandingan baru bisa dilaksanakan pada hari lain maka panitia tidak menyediakan ganti rugi akomodasi.transportasi dan semua menjadi tanggung jawab tim yang bersangkutan.
B. Cidera pemain, konsumsi dan akomodasi tim peserta merupakan tanggung jawab masing-masing tim peserta.
C. Panitia tidak menyediakan konsumsi dan minuman untuk peserta selama berlangsungnya turnamen.
D. Peraturan pertandingan yang belum tercantum dalam peraturan khusus akan dibicarakan pada saat technical meeting dengan musyawarah dan mufakat antara peserta dan panitia.
BAB VIII
PELANGGARAN ATAS DATA PEMAIN YANG TIDAK BENAR
A. Apabila ada tim yang protes terhadap tim lain dan curiga dengan data pemain.
Misalnya pencurian umur, pemalsuan data,dll, maka :
- Tim yang melakukan protes harus dapat membuktikan dengan dokumen lain untuk menjadi dasar pembuktian
- Selama kecurigaan belum terbukti, maka pemain yang bersangkutan diperbolehkan bermain untuk membela timnya sampai terbukti melakukan kecurangan.
B. Apabila salah satu tim peserta terbukti melakukan kecurangan dengan memberian DATA PEMAIN YANG TIDAK BENAR dan dapat dibuktikan oleh panitia penyelenggara, maka :
- Apabila diakui pemain, maka tim tersebut WAJIB mengundurkan diri, namun tidak dimasukan dalam daftar hitam (black list)
- Apabila tim tertuduh tidak mengakui dan tetap ada bukti kuat, maka tim tersebut DIDISKUALIFIKASI dan masuk dalam daftar hitam (black list)untuk tim, dan ditindak lanjuti ke PSSI PUSAT
BAB IX
PENUTUP
Segala sesuatu yang belum diatur dalam peraturan khusus pertandingan Turnamen Piala Gubernur jawa Tengah 2011, akan disesuaikan dengan peraturan umum pertandingan PSSI nomor : KEP/01/1/2008, tanggal 28 Januari 2008. Dan bisa berdasar atas kesepakatan bersama dalam technical meeting.